Selamat Tahun Baru Teruntuk Musuh-Musuhku, Ini Kata Donald Trump “Anti-Muslim”

Advertisements

Donald Trump

Tidak tahu maksud dan tujuannya murni pingin menghujat atau malah cuma satu cerminan ciri-khas yang unik. Apapun argumennya, terang, apa yang dijalankan Presiden Amerika Serikat Dipilih Donald Trump, pas pada hari ini, setahun waktu lalu, merupakan satu perbuatan tipikal sang miliarder nyentrik. Akan tetapi, bukanlah Donald Trump namanya, apabila perbuatan yang dijalankan tidak dibumbui sebagian factor yang mungkin saja bisa bikin beberapa besar orang mengernyitkan alis — atau paling tidak demikianlah langkah orang melihat sepak terjangnya.

Bersenjatakan akun sosial media Twitter, Trump memulai 2017 dengan menyampaikan selamat Tahun Baru bernada kontroversial. ” Selamat Tahun Baru pada semuanya, termasuk juga buat (banyak) musuh-musuhku, serta mereka yang melawanku serta kalah telak jadi tidak tahu apa sekali lagi yang perlu dijalankan, ” cuit Trump dalam akun Twitter pribadinya, @realDonald Trump, seperti diambil dari CNN, Senin (1/1/2018).

Advertisements

Memanglah, awal th. 2017 merupakan ‘momenya Donald Trump’. Ia sudah di pastikan menang — dengan mengagetkan — atas lawan beratnya, Hillary Clinton dalam Pilpres AS 2016. Serta pada 20 Januari 2017, ia diresmikan jadi Presiden ke-45 Amerika Serikat.

Sehingga lumrah rasa-rasanya apabila ia berjumawa atas sepak terjangnya. Akan tetapi, apabila menilik kembali debut Twit sang Presiden AS selama th. 2017 lantas yang sering sama, jadi, cukup umum menilainya perbuatan yang dijalankannya jadi satu ‘Tipikal Trump’.

Presiden AS, Donald Trump meniup air sepanjang pidato keamanan nasional di Gedung Ronald Reagan di Washington, DC (18/12). Dalam pidatonya Trump menyebutkan berkenaan kiat baru buat Keamanan Nasional AS. Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengundang kegeraman dunia. Pasalnya, pria berumur 71 th. itu me-retweet tiga video dari akun seseorang wanita sayap kanan Inggris yang memiliki kandungan pesan kebencian kepada muslim.

Wanita itu merupakan Jayda Fransen. Ia adalah Wakil Ketua Britain First, grup sayap kanan serta ultra-nasionalis. Trump yang terlebih dulu mengatakan kalau migran dari negara-negara sebagian besar muslim meneror keamanan Eropa serta AS, sering me-retweet konten yang sama sesuai pandangan politiknya, serta seringkali menyebabkan kehebohan.

Akan tetapi, ia tidak terlalu sering mentwit pesan ofensif, bagai yang ia kerjakan pada 29 November 2017 itu. Hal itu juga segera mengundang kegeraman hebat dari komune dunia, termasuk juga Inggris. Merespons hal itu, Fransen menyambutnya dengan senang, dimana ia mengemukakan kalau video itu sudah dilihat oleh nyaris 44 juta pengikut Trump di Twitter. ” SEMOGA TUHAN MEMBERKATIMU! ” catat Fransen dengan huruf kapital.

Sekretaris pers Gedung Putih, Sarah Sanders, membela cuitan Donald Trump itu. Pada mass media, ia mengemukakan kalau Trump lakukan hal itu buat mulai pembicaraan berkenaan keamanan perbatasan serta imigrasi. ” Aku fikir maksudnya merupakan buat mempromosikan perbatasan serta keamanan nasional yang kuat, ” tutur Sanders seperti diambil dari CNN, Kamis 30 November 2017.

Advertisements