Presiden Jokowi, Wapres, Kapolri dan TNI Hadiri Doa Bersama 2 Desember di Monas

kapolri-bakal-hadiri-doa-bersama-2-desember-di-monas

Berkaitan dengan digelarnya Doa Bersama 2 Desember di Lapangan Silang Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di yakinkan bakal hadiri dan ikut serta dalam acara itu. Ia bakal berbaur dengan massa yang melaksanakan doa berbarengan sampai digelarnya shalat Jumat siang nantinya. Ketika dikerjakan konfirmasi, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar mengiyakan informasi itu. Ia membuka bila Kapolri akan ikut di Monas. Bahkan pihaknya juga akan ikut serta dalam acara itu.

Advertisements

Diawalnya, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) telah mengajak Kapolri dan jajarannya bikin ada dan ikut serta dalam aksi 2 Desember yang diisi kesibukan doa bersama. Artinya, pihak kepolisian bukan sekedar ditugaskan sebagai pengamanan, tetapi juga berbaur dengan massa buat ikuti doa bersama. Ajakan ini juga di setujui oleh Kapolri. Bahkan ia meyakinkan bila para personil Polri juga bergabung buat aktivitas itu.

Beberapa hari sebelum aksi 2 Desember digelar, Polri yang bekerja sama dengan TNI telah membuat sejumlah persiapan pengamanan. Salah satu persiapan proteksi tersebut ialah memastikan tersedianya fasilitas selama doa bersama digelar. Contohnya 50 unit toilet dan 10 unit ambulans. Selain itu, posko kesehatan pun juga tersebar di sejumlah titik di Monas. Lebih lanjut, Boy menuturkan bahwa tidak akan ada orasi dalam aksi tersebut. Dimana aksi tersebut hanya diisi oleh doa, zikir dan shalat Jumat.

Advertisements

Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak dinginkan, Polri juga berusaha untuk melakukan pencegahan akan adanya kelompok teroris yang memanfaatkan aksi tersebut untuk berbuat onar. Seperti yang kita ketahui, aksi bela Islam yang digelar 4 November lalu berakhir sangat ricuh. Pasalnya, aksi tersebut ditunggangi oleh sejumlah kelompok teroris yang berusaha untuk memprovokasi massa.

Boy berharap, aksi 2 Desember ini sesuai dengan tujuan massa pada awalnya, yakni murni untuk melakukan ibadah, sehingga jika ada massa yang memiliki agenda lain pada acara ini, diharapkan untuk mengurunkan niatnya. Dalam aksi ini, jumlah massa yang datang diperkirakan bakal mencapai 200 hingga 250 ribu orang. Sedangkan kapasitas Lapangan Silang Monas sendiri cuma sanggup menampung sekitar 700 ribu orang. Namun, jika jumlah massa melebihi perkiraan, para massa pun dapat menggelar sajadah di Jalan Medan Merdeka Selatan.

Sehari sebelum aksi 2 Desember digelar, Polri dan TNI telah mengadakan apel pengalaman bersama di Lapangan Monas. Tepatnya pada Kamis, 1 Desember 2016. Dalam hal ini, 22 ribu personil pun dikerahkan untuk mengamankan aksi hari ini. Menurut Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Mochamad Iriawan, selama aksi 2 Desember digelar, seluruh polisi yang bertugas di Monas tidak dilengkapi dengan senjata.

Advertisements