Prediksi Hasil MotoGP Le Mans: Jadwal Kualifikasi GP Prancis 2017

Advertisements

MotoGP Prancis bakal dihelat pada akhir pekan ini di Sirkuit Le Mans, Minggu 21 Mei 2017. Seri balapan ke-5 pada MotoGP 2017 ini bakal kian memanas seiring ketatnya perolehan poin antar pembalap di klasemen sementara. Sejauh ini, telah 4 seri balapan kelas primer diberlangsungkan ; Losail, Argentina, Austin, serta Jerez. Hasil-hasil di balapan itu memunculkan Valentino Rossi sebagai pemuncak klasemen sesaat.

Juga demikian, rider Movistar Yamaha itu berjarak tak jauh dari rival-rival terdekatnya. Bahkan juga cuma terpaut 10 poin yang memisahkan Rossi dengan Dani Pedrosa (Repsol Honda) di posisi ke-4. Ketatnya persaingan di papan atas itu turut menjadi cerminan betapa race di Le Mans nanti akan berjalan sengit. Nah untuk lebih jelasnya, berikut statistik seputar race itu seperti dirangkum MotoGPcom :

Advertisements

– Le Mans sudah mengadakan ajang grand prix dalam 29 kesempatan sebelumnya, termasuk juga Grand Prix ” Vitesse du Mans ” pada 1991, yang merupakan satu-satunya tahun dimana 2 ajang grand Prix dihelat di Prancis pada tahun yang sama. 2017 yaitu tahun ke-18 secara beruntun sirkuit Le Mans pernah menyelenggarakan ajang grand prix balap motor.

– Selain Le Mans, terdapat 7 sirkuit lain yang pernah menyelenggarakan grand prix Prancis : Paul Ricard (13 kali), Clermont-Ferrand (10), Nogaro (2), Reims (2), Rouen (2), Albi (1), Magny-Cours (1).

– Mulai sejak era four stroke MotoGP pada 2002, Honda telah mengemas 7 kemenangan di Le Mans, dengan yang terakhir dicapai oleh Marc Marquez (Repsol Honda). Yamaha pun mempunyai 7 kemenangan MotoGP di Le Mans, termasuk 2 tahun terakhir.

– Jorge Lorenzo (Ducati) adalah rider dengan kemenangan Grand Prix paling banyak di Le Mans, setelah 6 kali naik podium paling atas di sirkuit Prancis itu ; satu kemenangan di kelas 250cc plus 5 kemenangan MotoGP.

– Di Le Mans tahun lalu, Jorge Lorenzo menyentuh garis finis 10, 654 detik di depan Valentino Rossi.

– Hasil paling baik untuk Ducati di sirkuit Le Mans yaitu finis ke-2 yang dicapai oleh Loris Capirossi di 2006 serta Valentino Rossi pada 2012.

– Dari 15 rider MotoGP di Le Mans, 9 kali diawali dalam kondisi trek basah ataupun sempat hujan dalam race.

– Johann Zarco yaitu rookie di posisi paling atas klasemen sekarang ini pada posisi enam. Ia juga mempunyai poin paling banyak oleh seorang rider Prancis usai 4 race sejak 36 poin Randy de Puniet pada 2010.

– Di era MotoGP semenjak 2002, hanya ada 6 rookie yang mempunyai poin lebih banyak dari Zarco usai 4 race awal musim : 2002 – Daijiro Kato, 2003 – Troy Bayliss, 2006 – Dani Pedrosa serta Casey Stoner, 2008 – Jorge Lorenzo, serta 2013 – Marc Marquez.

– Sejak Regis Laconi pada 1999, baru ada Zarco selaku rider Prancis yang berhasil finis di posisi 5 besar di 3 race beruntun kelas primer.

– Hasil paling baik yang dicapai oleh rider Prancis di Le Mans pada kelas MotoGP adalah posisi 4 oleh Olivier Jacque pada 2003. Sudah 2 kali rider-rider Prancis naik podium di kelas 500cc di Le Mans ; Raymond Roche ke-2 di 1985 serta Christian Sarron ke-3 di 1987.

– Hanya ada 4 pembalap yang memperoleh poin di 4 race awal MotoGP 2017 : Valentino Rossi (Movistar Yamaha MotoGP), Jonas Folger (Monster Yamaha Tech 3), Scott Redding (Octo Pramac Racing), serta Hector Barbera (Reale Avintia Racing).

– MotoGP Spanyol lalu menghadirkan finis 1-2 untuk Honda, pertama kalinya sejak MotoGP Jerman tahun lalu kala Marc Marquez mengungguli Cal Crutchlow (LCR Honda).

– Podium Jerez direbut 3 rider Spanyol. Sejak Valencia 2015, kala Jorge Lorenzo unggul dari Marc Marquez serta Dani Pedrosa, baru kali ini lagi podium dalam race kelas MotoGP didominasi rider Spanyol.

– Di Jerez, Jorge Lorenzo naik podium buat kali pertama bersama Ducati. Inilah podium pertama Ducati di sirkuit itu sejak Nicky Hayden finis ke-3 pada 2011.

– Tidak ada rider Yamaha diatas podium balapan kelas MotoGP di Jerez ; kali pertama berlangsung sejak 2006.

– Usai MotoGP Spanyol, Valentino Rossi memimpin klasemen sementara dengan 62 poin. Ini merupakn poin paling rendah untuk seorang rider yang berada di puncak klasemen setelah 4 race awal, semenjak system poin yang berlaku sekarang ini diperkenalkan pada 1993. Rossi juga jadi rider pertama yang memimpin klasemen setelah 4 seri tanpa memenangi satu race pun, sejak Nicky Hayden melakukannya pada 2006.

Advertisements