Berita Terbaru: Polda Jabar Mulai Melakukan Penyelidikan Terhadap Habib Rizieq

habib-rizieq

Usai dilimpahkan dari Bareskrim Polri, Polda Jabar saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap laporan dari Sukmawati Soekarnoputri terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FBI) Habib Rizieq atas kasus dugaan penghinaan simbol dan basic negara Pancasila. Alasan dilimpahkan kasusnya ke Polda Jawa barat ini karena locus delicti atau tempat terjadinya ada di wilayah Jawa barat.

Advertisements

Berkenaan dengan hal ini, Dir Reskrimum Polda Jawa barat, Kombes Imam Raharjanto, menuturkan bahwa locusnya ada di Bandung. Mengingat pelimpahan kasusnya masih termasuk belum lama, maka Polda Jawa barat juga saat ini tengah mempelajarinya. Lebih lanjut, Imam menerangkan bawah penyelidikan pada persoalan Habib Rizieq ini adalah dengan cara menyatukan data dan informasi. Beberapa tim penyelidik juga mulai bertindak lihat lokasi, mencari saksi yang pada event itu ada ditempat itu dan beragam anjuran lainnya.

Berbagai data dan informasi tersebut pun dikumpulkan, kemudian akan digelar untuk menentukan apakah kasus tersebut dapat naik ke tahap penyelidikan atau tidak. Jadi, saat ini proses penyelidikannya masih mencari ada tidaknya unsur pidana pada dugaan penghinaan Pancasila oleh Habib Rizieq. Pelaporan terhadap Habib Riziez ke Bareskrim Polri sendiri dilakukan oleh Sukmawati Soekarnoputri pada Kamis, 27 Oktober 2016 lalu.

Advertisements

Saat itu, Sukmawati selaku Ketua Umum PNI Marhaenisme melaporkan Ketua FPI Habib Rizieq perihal upaya penodaan terhadap lambang dan dasar negara Pancasila, serta menghina kehormatan serta martabat Dr. Ir Soekarno selaku Proklamator kemerdekaan Indonesia serta Presiden pertama Republik Indonesia usai memperoleh kemerdekaan pada tahun 1945 silam.  Dalam sebuah video yang diungkapkan oleh anak dari Megawati Soekarnoputri ini, Imam Besar FPI tersebut menyatakan, “Pancasila Sukarno Ketuhanan ada di Pantat sedangkn Pancasila Piagam Jakarta Ketuhanan ada di Kepala”.

Berkaitan dengan adanya pelaporan ini, FPI menilai bahwa ini hanyalah sebuah bentuk pengalihan isu. Bahkan Munarman selaku juru bicara FBI menyatakan bahwa laporan tersebut sama sekali tidak memenuhi unsur pidana. Menurutnya, pasal-pasal yang dijadikan laporan tersebut tidak sesuai dengan kasus yang dilaporkan oleh Sukmawati.

Advertisements