Makna Idul Fitri & Pengertian Lebaran 1 Syawal 1440H / 2019

Hari Raya Lebaran Idul Fitri 1440 H akan datang sebentar lagi setelah kita melakukan puasa wajib. Mudah-mudahan semua kaum muslim di dunia bisa rayakan dengan hari kemenangan ini selesai melakukan puasa wajib di bulan Ramadhan saat 1 bulan penuh. Idul Fitri Hari Raya Lebaran datang pada tanggal 1 Syawal di kalender Hijriyah pada masing-masing tahunnya. Penetapan tanggal 1 Syawal tesebut sendiri yakni berdasar pada perputaran bulan.

Jadi Idul Fitri atau bulan Ramadhan akan jatuh di tanggal yang berbeda di tiap-tiap tahun Masehi. Memastikannya ada juga beberapa sistem. Yakni bisa dijalankan lewat cara perhitungan atau yang disebut hisab dan bisa dijalankan dengan sistem melihat langsung atau rukyatul hilal yang umumnya dikerjakan dikala dekat waktu timbulnya bulan muda baru. Pemahaman detail dari Idul Fitri yakni bila dengan etimologi, Idul Fitri mempunyai dua kata.

Yang pertama ialah ‘Id yang dalam Lissanul Arab dikatakan oleh Ibdu Madzur kata tersebut diambil dari kata ‘aada-ya’uudu yang artinya ialah kembali. Dengan kata lain mengartikan juga bahwa Idul Fitri itu hadir berulang, yakni dirayakan kembali oleh umat muslim di setiap tahun. Kemudian ada pula yang berpendapat kata ‘Id diambil dari kata ‘adah yang artinya adalah kebiasaan dengan maksud lebih jelas ialah Idul Fitri biasa dirayakan pada tanggal 1 Syawal di setiap tahunnya.

Pengertian Idul Fitri & Makna Lebaran

Fitri atau fitrah ini dalam bahasa Arab asalnya adalah dari kata fathara yang artinya ialah membelah. Kata tersebut bisa dikaitkan dengan berpuasa dengan artian adalah berbuka puasa. Idul Fitri dirayakan usai bulan Ramadhan telah dijalani dengan berpuasa. Idul Fitri jika digabungkan artinya berarti ialah kembali ke fitrah. Momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh umat muslim di seluruh dunia.

Kembali ke fitrah ini dapat diartikan juga adalah kembalinya dalam keadaan normal. Secara terminologi, arti dari Idul Fitri ialah kembali kepada fitrah sebagai seorang manusia. Arti Idul Fitri ditafsirkan juga berhubungan dengan arti dari keberhasilan yang telah didapatkan usai menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Idul Fitri Hari Raya Lebaran pun dianalogikan sebagai jalan menuju kepada fitrah seorang manusia baru layaknya bayi yang baru lahir.