Inilah Pengertian & Niat Bacaan Sunnah Puasa Syawal

Advertisements

Puasa Syawal

Puasa Syawal kita kenal miliki keunggulan yang besar yaitu miliki pahala puasa setahun penuh. Demikian hari kemarin puasa wajib di bulan suci Ramadhan sudah selesai dilalui. Hari kemenangan, dengan kata beda Idul Fitri 1439 H juga telah tiba, di mana ini memberi isyarat seandainya bulan telah bertukar jadi bulan Syawal. Datangnya bln. Syawal ini yang pasti telah disambut demikian ketertarikan dan suka oleh seluruh kaum muslim. Setelah rayakan hari kemenangan, ada beribadah sunnah yang dapat dijalankan di bulan syawal ini, yaitu puasa syawal yang dijalankan selama 6 hari pada bln. syawal. Seperti hadist yang berbunyi :

Advertisements

“Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh” (HR. Muslim no.1164)

Hukum dari puasa pada bulan syawal memanglah sunnah, yang berarti diperbolehkan untuk ditinggalkan. Akan tetapi, dengan keutamaan yang begitu besar, seperti puasa satu tahun, jadi memang sangat disayangkan jika momen bulan syawal yang saat ini masih berjalan beberapa hari tidak dimanfaatkan untuk semakin memperbanyak ibadah sunnah seperti salah satunya puasa syawal.

Waktu penyelenggaraan ibadah puasa sunnah di bulan syawal sendiri adalah usai Idul Fitri. Boleh dikerjakan 6 hari secara beruntun dan boleh juga tidak berurutan yang terpenting masih pada bulan syawal. Kemudian puasa sunnah di bulan Syawal juga baru boleh dikerjakan setelah hutang puasa wajib lunas, yang mana memang wajib perlu didahulukan, sebelum menjalani ibadah sunnah.


Selanjutnya adalah ketika hendak menjalani ibadah sunnah puasa di bulan syawal, tentunya akan jauh lebih baik untuk memantapkan hati dengan keniatan dan juga niat dalam ucapan secara lisan. Seperti yang diketahui bahwa setiap tindakan perlu untuk dimulai dari keniatan terlebih dahulu. Untuk bacaan niat puasa sunnah syawal adalah sebagai berikut :

“Nawaitu shouma ghodin ‘ansittatin min syawali sunnatan lillahi ta’ala”

Yang artinya adalah :

“Saya niat berpuasa sunnah 6 hari di bulan Syawal karena Allah

Puasa sunnah syawal lebih diutamakan untuk dikerjakan sesudah idul fitri, meskipun memang di penghujung-penghujung bulan Syawal juga diperbolehkan. Dalam penyelenggaraannya pun lebih diutamakan 6 hari beruntun walaupun jika tidak beruntun pun diperbolehkan.