Berita Terkini Hari Ini: Kejaksaan Agung Kerahkan 13 Jaksa Buat Tangani Kasus Ahok

kejaksaan-agung-kerahkan-13-jaksa-untuk-tangani-kasus-penistaan-agama-oleh-ahok

Berita Terkini Hari Ini, Berkasnya telah dilimpahkan ke Kejaksaan Agung, 13 jaksa yang diambil memperoleh mandat buat menangani dan pelajari masalah dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Di mana ke-13 jaksa jaksa itu terbagi dalam 10 jaksa dari Kejaksaan Agung, 2 jaksa dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan seorang jaksa yang datang dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

Advertisements

Berdasarkan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Noor Rachmad, tim itu bertugas buat melaksanakan riset apakah perkara itu sudah penuhi prasyarat resmi dan materiil atau tak. Lebih lanjut, Rachmad juga mengungkap bila riset itu akan berjalan dalam waktu yang lebih cepat. Pasalnya, ia optimis kalau tim penyidik dari Kepolisian RI telah bekerja sangat optimal.

Markas Besar Polri sendiri telah menyodorkan berkas perkara kasus penistaan agama ke Kejaksaan Agung pada Jumat, 25 November 2016 lalu, tepatnya pada pukul 10.05 WIB. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Komisaris Besar Rikwanto meyakini bahwa berkas perkara terhadap tersangka Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sudah dinyatakan lengkap oleh tim jaksa peneliti.

Advertisements

Sehari sebelum penyerahan berkas tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengungkapkan bahwa penyerahan berkas tersebut merupakan suatu bukti tingkat keseriusan kepolisian dalam menangani kasus penistaan agama oleh Ahok. Tito juga mengatakan bahwa Polri telah meminta tim kejaksaan untuk segera melakukan supervisi. Hal tersebut sebagai upaya agar berkas Ahok segera lengkap dan dapat disidangkan secepat mungkin.

Di sisi lain, Ahok sendiri memberikan apresiasi terhadap pelimpahan berkas dari Markas Besar Polri ke Kejaksaan Agung. Ia mengungkapkan bahwa semakin cepat sidang semakin bagus. Inkumben calon Guberner DKI ini mengatakan, proses hukum yang bergerak cepat dapat membuktikan bahwa dirinya tidak sedikit pun memiliki niat untuk menistakan ajaran agama mana pun, serta menafsirkan ajaran agama mana pun. Dengan masuknya berkas ke Kejaksaan Agung ini, maka permasalahan pun akan lebih memperoleh kejelasan.

Ahok yakin bahwa dirinya tidak bersalah terhadap tuduhan penghinaan ajaran atau agama lain. Hal tersebut disebabkan, ia memiliki banyak rekan dan kerabata yang berlatar belakang muslim, sehingga penistaan agama pun tidak mungkin dilakukannya. Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok telah melakukan pemeriksaan awal ketika telah berstatus sebagai tersangka di Markas Besar Polri pada 22 November 2016 lalu. Pada kesempatan tersebut, tim penyidik Polri pun menyodorkan 22 pertanyaan kepada Ahok.

Ahok sendiri telah resmi ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan penistaan agama pada Rabu, 16 November 2016 lalu. Dia terjerat pasal 156-A Kitab Undang-Undang Hukum Pidana juncto Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE. Ahok dinyatakan bermasalah terkait pidatonya di Kepulauan Seribu pada akhir September lalu. Dimana kala itu, Ahok menyebut agar masyarakat tidak mau dibohongi memakai surat Al-Maidah ayat 51. Atas pernyataannya tersebut, Ahok pun dilaporkan ke Mabes Polri.

Advertisements