Berita Terbaru: Aksi Demo 2 Desember 2016 Berjalan Dengan SUPER Damai

aksi-demo-2-desember

Hari ini tanggal 2 Desember 2016 akan dilaksanakannya Aksi Demo 2 Desember,
Aksi demo berkaitan penuntutan Basuki Tjahaja Purnama atau biasa dimaksud dengan Ahok masih selalu berjalan. Tindakan demo yang gagasannya akan ditunaikan besok siang usai sholat jumat ini bakal diisi acara melaksanakan ibadah, tentang rangkaian acara pada aksi demo 2 desember besok yakni doa bersamaan, Dzikir, sholat berjamaah dsb. Demo 2 desember besok yakni aksi demo super damai, Hal ni diungkapkan oleh tokoh masyarakat islam.

Advertisements

Tinggal mengkalkulasi jam ibadah bersama akan di gelar di Monas. Seluruh tenaga dikerahkan untuk menyiapkan rangkaian sarana yang dibutuhkan sepanjang berlangsungnya aksi damai 2 Desember itu. Kepolisian dan Pemprov DKI Jakarta sudah menyiapkan beragam fasilitas yang diperlukan peserta aksi, mulai tempat wudu, toilet, tikar, dan tim medis.

Tak cukup sampai disitu, Rekayasa lalu lintas akan dilakukan polisi guna mengantisipasi kemacetan akibat penutupan sejumlah jalan di sekitar Monas. Tidak berhenti sampai disitu, para peserta aksi diajak untuk senantiasa mematuhi peraturan yang berlaku. Beberapa peserta aksi dilarang berhenti di jalur-jalur protokol. Mereka langsung ‘digiring’ menuju Monas.

Advertisements

Polisi sudah sangat nyaman akan terjadinya hal hal yang tidak diinginkan, Oleh sebab itu polisi mengerahkan sebanyak 22 ribu polisi dikerahkan menjaga kesucian aksi yang murni menunaikan ibadah salat Jumat dan diisi doa serta tausiah dari ulama itu. Polisi dalam melakukan pengamanan dibantu oleh personel TNI hingga Satpol PP.

Dengan adanya hal ini Pemprov DKI Jakarta mengimbau kepada warga yang ingin berlibur ke Monas, sebaiknya menunda rencana liburannya tersebut dikarenakan Tugu Monas untuk sementara ditutup. Aksi ini akan diselenggarakan di depan Tugu Monas sejak pukul 08.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Hal ini tentunya sudah disepakati oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Polri, dan MUI.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghimbau supaya pendemo tidak melakukan aksidiluar pembela islam, dalam artian pada demo kali ini tidak ada yang boleh melakukan tindakan anarkis. Para peserta aksi bakal menggelar sajadah dan salat Jumat bersama. Aksi ini diisi tausiah yang menyejukkan dari ulama-ulama. Seluruh peserta dilarang membawa sajam dan bambu runcing.

Advertisements