Berita Terkini: AKSI 2 Desember, Massa GNPF Berjalan Kaki Dari Ciamis Semkain Banyak

jelang-aksi-2-desember-massa-gnpf-berjalan-kaki-dari-ciamis

Semakin mendekati gelaran aksi damai 2 Desember 2016, massa Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) Ciamis melakukan aksi jalan kaki dari Ciamis ke Jakarta. Satu diantara alasan ditetapkannya berjalan kaki dengan jarak yang cukup jauh itu adalah penolakan dari perusahaan otobus buat menyewakan kendaraannya ke Jakarta.

Advertisements

Sehubungan dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Jawa barat Kombes (Pol) Yusri Yunus mengungkap kalau aksi massa berjalan kaki itu sudah diawali mulai sejak Senin, 11 November 2016 pada jam 10. 20 WIB. Beberapa peserta demo pergi dari Masjid Agung Ciamis serta tiba di Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Huda Utsmaniyah Cihaurbeuti pada Senin malam. Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Huda Utsmaniyah sendiri terdapat di perbatasan Ciamis serta Tasikmalaya.

Menurut Yusri, tindakan long march ini merupakan wujud kekecewaan terhadap para PO bus yang menolak untuk menyewakan kendaraannya. Rombongan massa yang berjalan kaki dari Ciamis tersebut bermayoritaskan anggota Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Ciamis. Ketika berjalan kaki tersebut, ada pula peserta yang memutuskan untuk kembali ke ponpes masing-masing ketika berada di tengah perjalanan.

Advertisements

Lebih lanjut, pihak kepolisian sendiri mendapatkan informasi bahwa pihak GNPF Pusat memberikan instruksi agar para massa memberhentikan niatnya untuk tidak berjalan kaki menuju Jakarta. Berkaitan dengan hal ini, GNPF Pusat pun bakal mengirimkan bus untuk mengangkut massa aksi dari Kabupaten Ciamis hingga menuju Jakarta. Sementara itu, Koordinator Lapangan (Korlap) Deden Bardukamal alias Mama Golangsing mengungukapkan bahwa pihaknya akan tetap melanjutkan aksi jalan kaki menuju Jakarta.

Usai beristirahat di Ponpes Miftahul Huda Utsmaniyah, pada Selasa, 29 November 2016 kemarin, para rombongan pun kembali melanjutkan aksinya dengan rute Tasikmalaya dan Garut untuk menjemput massa yang ingin bertolak ke Jakarta dengan jalan kaki. Mama menjelaskan bahwa massa yang berasal dari Ciamis akan terbagi menjadi dua. Sedangkan massa yang naik bus akan berangkat pada Kamis, 1 November 2016 sore hari. Menurut Mama, tujuan digelarnya long march tersebut ialah untuk mensosialisasikan kepada masyarakat yang dilewati bahwa mereka bertolak ke Jakarta dengan niatan melakukan aksi damai, namun tidak untuk makar.

GNPF MUI sendiri telah menyepakati perpindahan lokasi aksi Bela Islam III beberapa waktu lalu. Yang sebelumnya direncanakan bakal berlangsung di Jl Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin, maka aksi damai nanti akan berpindah ke Monas. Dalam hal ini, Polri siap untuk mengamankan jalannya aksi yang rencananya akan diisi dengan sejumlah kegiatan ibadah.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan bahwa aksi 2 Desember bakal dilaksanakan pada jam 8 pagi hingga jam 1 siang dengan sejumlah kegiatan suci, yakni kegiatan keagamaan, zikir tausiah, doa, dan ditutup salat jum’at. Kapolri pun turut mengapresiasi serangkaian kegiatan tersebut. Selain tidak melanggar hukum, aksi tersebut juga tidak akan menggangu ketertiban publik.

Advertisements