Berita Terkini: Hasil Sejumlah Survei Menunjukkan Ketatnya Persaingan Pilgub DKI Jakarta 2017

hasil-sejumlah-survei-menunjukkan-ketatnya-persaingan-pilgub-dki-2017

Berita Terbaru Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017 sudah di depan mata. Tujuh puluh delapan hari saat dilaksanakannya pengambilan suara, elektabilitas pada ketiga pasang kandidat juga semakin ketat berdasarkan hasil sebagian survey yang sudah dijalankan. Bahkan, data yang datang dari Survey instansi Tanda Politik Indonesia memperlihatkan bila tingkat elektabilitas dari ketiga gunakan Cagub Cawagub itu termasuk begitu ketat dan berkompetisi.

Advertisements

Sebelumnya, lembaga sinyal itu telah mengadakan survey mulai tanggal 15 hingga 22 November 2016. Survey itu menerapkan cara Multistage Random Sampling dengan 798 responden yang sampelnya menebar di seluruh kota yang ada di Jakarta. Dimana Margin of Error dari survey ini yaitu 3,6 % dengan tingkat keyakinan menggapai 95 %.

Hasil dari survei tersebut, tercatat bahwa Agus Harimurti Yudhoyono, kandidat Gubernur dengan nomor urut satu mempunyai elektabilitas yang cukup mengejutkan, bahkan mampu mengungguli dua pasangan kandidat lainnya. Yang mana Agus dan Slyviana Murni mampu mengantongi elektabilitas sebesar 30,4 persen.

Advertisements

Kemudian disusul Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat di posisi kedua dengan perolehan 26,2 persen. Sedangkan di urutan ke-3, adalah Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno dengan perolehan 24,5 persen. Adapun warga yang belum menaruh pilihannya diketahui sebanyak 18,9 persen.

Sementara itu, hasil survei LSI Denny JA menunjukan bahwa persaingan menuju kursi DKI Jakarta semakin ketat. Tercatat elektabilitas pasangan Anies-Sandi bertengger di posisi pertama dengan perolehan 31,9 persen. Kemudian disusul oleh pasangan Agus-Sylvi di posisi kedua dengan mengantongi 30,9 persen. Kemudian di urutan ke-3 diisi oleh pasangan Ahok-Djarot yang hanya mengantongi 10,6 persen.

Ketatnya elektabilitas para kandidat tak sampai disitu saja. Dalam hasil survei Lembaga riset Indocon yang digelar pada tanggal 18 hingga 30 Oktober 2016 juga menyebutkan hal yang demikian. Dimana survei tersebut dilakukan lewat wawancara temu muka bersama 575 responden dari 600 responden yang telah direncanakan.

Respondennya sendiri ditentukan secara proporsional terhadap proyeksi jumlah pemilih di DKI Jakarta yang tersebar di lima wilayah, meliputi Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu yang keseluruhan dipilih melalui acak bertingkat. Diperkirakan margin of error dari survei tersebut sekitar 4,03% dengan tingkat kepercayaan mencapai 95%.

Hasilnya, Ahok-Djarot mengantongi perolehan 30,1 persen, kemudian Agus-Sylviana menyusul dengan perolehan 26,4 persen. Sedangkan di urutan terakhir dengan 21,6% diisi Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Masih tersisa 78 hari sebelum digelarnya Pilgub DKI pada 15 Februari 2017, tak menutup kemungkinan elektabilitas dari ketiga pasangan tersebut akan berubah. Mengingat masa terdapat responden survei yang belum menentukan pilihan.

Advertisements