Berita Terbaru Hari Ini: Ahok Cari Dukungan Ke Gus Nuril

Maju selaku Cagub DKI no urut 2, Ahok musti pandai-pandai mencari dukungan guna maju duduk di kursi DKI 1. Salah satu cara yang ia lakukan ialah menyambangi Ponpes Sokotunggal milik Gus Nuril yang dikenal sebagai penggemar dari sosok almarhum Gus Dur. Yang mana, nama Gus Nuril juga kian dikenal publik Tanah Air usai keberaniannya menjadi pemimpin pasukan berani mati kala Gus Dur hendak dilengserkan.

Advertisements

Selain itu, Gus Nuril juga dikenal sebagai ulama yang sedikit kontroversial, lantaran gemar berceramah lintas agama, seperti di gereja, vihara maupun tempat ibadah non muslim lainnya. Sehingga tak jarang membuatnya sering bersinggungan dengan sejumlah ormas Islam lainnya, termasuk FPI. Langkah Ahok yang datang berkunjung ke kediaman Gus Nuril ini dinilai sebagai langkah yang tepat guna menambah dukungan dalam menghadapi kasus yang tengah membelitnya.

Terlebih dalam sejumlah pernyataannya, Gus Nuril nampak sedikit menyindir MUI dengan GNPF MUI’nya yang dinilainya sedikit gegabah dan kurang begitu tepat. Bahkan, menurutnya, fatwa dari MUI tersebut memiliki unsur yang tak begitu mengikat. Terlebih, ia juga membandingkannya dengan fatwa yang dikeluarkan oleh NU dan Muhammadiyah yang dinilainnya lebih absah dari fatwa yang dikeluarkan oleh MUI.

Advertisements

Kala ditemui di kediamannya Senin (09/01), dengan gaya bahasa yang sedikit menyindir GNPF-MUI, Gus Nuril berujar, “Bukan hanya mereka yang bisa, pasukan saya juga ada juta’an. Kami juga sanggup bentuk pasukan NU,” ungkapnya. Untuk itu, ia’pun menghimbau kepada TNI dan Polri guna mengambil tindakan dengan sesegera mungkin menyelesaikan permasalahan ini.

Hal yang dilakukan Gus Nuril tersebut pastinya bakal mendapat sanggahan dari pihak MUI maupun FPI yang selama ini memang nampak kurang sejalan dengan apa yang diutarakan Gus Nuril tersebut. Terlebih, merujuk pada back ground diantara Gus Nuril dan FPI kerap terjadi beda selisih pandangan. Sehingga, hal tersebut dikhawatirkan menambah panasnya atmosfir di Pilkada DKI nanti.

Advertisements