Berita Hari Ini Hasil Kesepakatan Polri dan GNPF MUI, Terkait Aksi Bela Islam Jilid III

gnpf

Seolah tak cukup dengan aksi demo yang dilakukan pada tanggal 4 November lalu, seperti yang kita ketahui bahwa pada Tanggal 2 Desember 2016 akan diselenggarakan demo lanjutan. Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI), Rizieq Shihab mengungkapkan, pihaknya dan Polri sudah menyetujui banyak hal perihal aksi damai 2 Desember 2016, satu diantaranya perjanjian mengenai venue Aksi bertopik ‘Bela Islam Jilid III’ yang bakal ditunaikan di Monas, Jakarta Pusat.

Advertisements

Dalam soal ini ada lima poin utama yang disetujui bersama. Aksi demo yang akan terjadi pada tanggal 2 Desember 2016 mendatang ini yaitu Aksi super damai yang akan di isi dengan kesibukan beribadah serta shalat jumat bersama. Hal semacam ini diungkap oleh Habieb Razieq senin (28/11/2016). Meski di isi dengan ibadah serta shalat jumat bersama, aksi penuntutan Ahok atas kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan beberapa waktu lalu masih tetap dilaksanakan.

Kesepakatan yang didapat anatara lain yakni zikir, doa dan salat Jumat di lapangan Monas dengan khatib Ketua MUI KH Ma’ruf Amin. Aksi disepakati dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai salat Jumat. Dan berharap para umaroh mendengarkan tausiah yang akan disampaikan oleh para ulama.

Advertisements

Dalam persetujuan yang telah di musyawarahkan di dapat bahwa GNPF-MUI serta Polri setuju bahwa dalam aksi ‘Bela Islam 3’ bakal dihelat zikir serta doa untuk keselamatan negeri serta tausiah umaroh dan ulama di lapangan Monas mulai jam 08. 00 WIB hingga salat Jumat. GNPF-MUI menghimbau semua personel TNI serta Polri supaya turut dalam ‘Aksi Bela Islam 3’ ini untuk berzikir, berdoa, bersalawat, salat Jumat bersama serta mendengar tausiah dari para umaroh ulama.

Tidak cukup sampai disitu, GNPF MUI serta Polri juga setuju, dengan adaya acara menyapa umat Islam di sepanjang jalan sekaligus melepas mereka pulang dengan tertib yang bakal dilaksanakan selesai sholat jumat. Hal ini sekaligus adalah tanggung jawab dari GNPF buat meyakinkan peserta aksi pulang dengan tertib serta aman.

GNPF MUI setuju dengan Polri pentingnya dibentuk tim terpadu antara Satgas GNPF dengan TNI serta Polri buat megkoordinasi permasalahan tehnis proses di lapangan. Yang ke-5 yaitu perjanjian bahwa GNPF-MUI serta Polri setuju bila ada gerakan pada 2 Desember diluar perjanjian yang telah dibuat bersama, GNPF menyatakan itu bukan bagian dari ‘Aksi Bela Islam 3’, serta GNPF-MUI tak bertanggungjawab, dan Polri, mempunyai hak serta kewajibannya buat mengambil langkah-langkah mengantisipasi serta mengatasinya.

Advertisements