Aksi 2 Desember 2016 Dipindah Ke Monas, Ini 5 Kesepakatannya

aksi-2-desember-dipindah-ke-monas-inilah-5-kesepakatannya

Sebagai aksi lanjutan dari demo 4 November, kabarnya akan ada Aksi 2 Desember 2016 yang bakal digelar di Monas. Akan tetapi aksi itu rupanya tidak diizinkan oleh pihak kepolisian dengan alasan keamanan dan akan menyebabkan terganggunya aktivitas orang-orang. Walau demikian baru-baru ini, Ketua Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Habib Rizieq menuturkan bila pihaknya bersedia untuk memindahkan aksi 2 Desember ke Monas.

Advertisements

Akan tetapi, perpindahan aksi 2 Desember dari bundaran HI ke Monas ini tak begitu saja berlangsung. Terdapat banyak perjanjian tentang yang di ambil. Berdasarkan Habib Rizieq, perjanjian itu sebagai perjanjian yang benar-benar bagus. Bahkan juga ia katakan terima kasih pada MUI karena sudah membuat komunikasi pada pihaknya dengan pemerintah jadi lebih terbuka.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan GNPF MUI menggelar sebuah pertemuan yang difasilitasi oleh Ma’ruf Amin selaku Ketua Umum MUI. Pada sesi awal konferensi pers tersebut, Tito mengungkapkan bahwa Polri dan GNPF MUI telah sepakat untuk menggelar salat Jumat di halaman Monas. Polri sangat melarang dilakukannya salah Jumat di jalan Sudirman – Thamrin. Salah satu alasannya ialah mengganggu ketertiban khalayak umum.

Advertisements

Rizieq sendiri menjelaskan bahwa rencana salah Jumat di jalan tersebut bukanlah tanpa alasan. Ia tidak menginginkan insiden desak-desakan di Masjid Istiqlal ketika aksi 4 November 2016 kembali terulang. Oleh karena itu, ia pun meminta agar salah Jumat digelar di jalanan terbuka.

Ada 5 poin kesepakatan antara Polri dan pihak GNPF terkait aksi 2 Desember tersebut, yakni :

1. GNPF MUI dan Polri sepakat tetap menggelar Aksi Bela Islam III pada Jumat, 2 Desember 2016. Dimana aksi tersebut akan digelar secara damai berupa aksi ibadah gelar sajadah untuk salah Jumat. Kendati demikian, aksi unjuk rasa ini tanpa merubah tuntutan aksi 212, yakni menegakkan hukum berkeadilan dan target yang tetap, yakni agar penista agama segera ditahan.

2. GNPF MUI dan Polri sepakat bahwa Aksi Bela Islam III bajal digelar di lapangan Monas. Adapun aksi yang dilakukan ialah dzikir dan doa keselamatan negeri yang digelar mulai jam 8 pagi hingga usai salah Jumat.

3. GNPF MUI dan Polri sepakat bahwa setelah menggelar salat Jumat para pimpinan GNPF MUI akan menyapa di sepanjang perjalanan, sekaligus melepas para peserta aksi untuk pulang dengan tertib.

4. GNPF MUI dan Polri sepakat terkait perlunya pembentukan tim terpadu antara Satgas GNPF MUI dengan Polri yang berguna untuk mengatur teknis pelaksanaan Tim terpadu mengatur terkait peserta aksi yang berasal dari luar agama Islam.

5. Jika pada tanggal 2 Desember 2016 tersebut terdapat aksi yang berada di luar kesepakatan yang terjalin antara GNPF MUI dan Polri, maka aksi tersebut dipastikan bukanlah bagian dari GNPF MUI. Oleh karena itu, Polri pun dipersilahkan untuk menggunakan hak dan wewenangnya dalam mengambil tindakan yang benar.

Advertisements